Sarawak, 14 Agustus 2019. Pameran Non Timber Forest Product  (NTFP) 2019 yang dilaksanakan di waterfront Kuching,  Sarawak, Malaysia  dari tanggal 12 Agustus – 22 Agustus 2019 merupakan pameran tahunan hasil hutan bukan kayu (HHBK) terbesar di Malaysia  yang diikuti oleh 132 kelompok masyarakat lokal dan dinas pemerintah yang terdiri dari 6 negara yaitu Indonesia, Philipina, Laos, Kamboja, Nepal, dan tuan rumah Malaysia.

Balai Besar Tana Bentarum adalah perwakilan dari Indonesia yang diundang secara khusus oleh Kerajaan Sarawak Malaysia untuk berpartisipasi dalam kegiatan NTFP 2019. Menurut Bpk. Arief Mahmud, Balai Besar Tana Bentarum sudah mengikuti kegiatan ini sejak tahun 2018 yang lalu. Tujuan keikutsertaan dalam pameran ini adalah untuk mengenalkan produk –produk hasil hutan bukan kayu yang dihasilkan oleh masyarakat di dalam dan di sekitar kawasan hutan, serta sebagai sarana untuk saling bertukar informasi tentang proses dan produksi HHBK dari peserta pameran lainnya dari luar negeri yang memiliki keunikan dan keunggulan produknya masing –masing. 

Produk dari masyarakat sekitar kawasan Tana Bentarum memiliki kualitas yang dapat  bersaing dengan produk dari negara lain. Permasalahan yang sering muncul  adalah pemasaran, diharapkan dengan mengikuti pameran ini masalah tersebut bisa  teratasi.

Dukungan pemerintah dalam memasarkan produk HHBK ini perlu dijaga dan ditingkatkan salah satunya dengan membuka jaringan pemasaran antar negara, menurut Direktur Jabatan Hutan Sarawak Encik Hamden Bin Haji Mohammad  menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemasaran produk –produk hasil hutan bukan kayu  di negeri Malaysia dan membangun jaringan pemasarannya baik di dalam maupun di luar negeri.

Selain membuka jaringan seperti ini, kita juga sangatlah perlu dan penting dalam memasarkan produk seperti memperkuat kerjasama dengan agen – agen berbasis online seperti Shopee, Lazada, dan lainnya. Perkuat kualitas dan perkuat kerjasama dengan negara – negara tetangga kita sehingga tumbuh kompetisi yang sehat dan jaringan pemasaran yang sangat kuat” ujar Yang Berhormat Datu Haji Len Talif Salleh, Menteri Muda Perancangan Bandar, Pentadbiran Tanah dan Alam Sekitar, Malaysia.

0
0
0
s2sdefault