Putussibau, 3 Juni 2021. Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan Negeri (SMKKN) Samarinda atau sebelumnya dikenal dengan nama Sekolah Kehutanan Menengah Atas (SKMA) adalah Lembaga Pendidikan Formal Tingkat Menengah Kejuruan sedang membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2021/2022.

Penerimaan peserta didik baru ini melalui beberapa seleksi mulai dari seleksi Test Tertulis, Psikotest Dan Wawancara, Test Fisik Dan Kesehatan yang dilaksanakan selama 3 hari yang bertempat di Kantor Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (Tana Bentarum), RSUD dr. Achmad Diponegor, Puskesmas Kedamin dan Klinik Dokter Dewi.

Pelaksanaan seleksi PPDB SMKKN Samarinda di Putussibau ini telah memasuki tahun ke lima sejak penandatanganan Nota kesepahaman antara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan Bupati Kapuas Hulu tentang Kerjasama pendidikan bagi putra(i) daerah yang berasal dari masyarakat adat disekitar kawasan hutan Kabupaten Kapuas Hulu pada tahun 2016.

“Kami terus berperan aktif dan berupaya dalam peningkatan pendidikan di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, salah satunya dengan memfasilitasi PPDB ke SMKKN Samarinda, yang diawali dengan mensosialisaikan kepada masyarakat umum dan SMP di Kabupaten Kapuas Hulu, membantu menerima berkas pendaftaran sampai memfasilitasi pelaksanaan Tes seleksi.” ungkap Arief Mahmud, Kepala Balai Besar TaNa Bentarum.

Sesuai dengan Perjanjian kerjasama antar Pengembangan  Sumber Daya Manusia Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu Nomor : PKS.2/SET/PK/KUM.3/12/2019 dan Nomor : 421/2235/SETDA/KM-A pada tanggal 18 Desember 2019 tentang Peningkatan pendidikan bidang kehutanan bagi putra daerah yang berasal dari masyarakat sekitar kawasan hutan di Kabupaten Kapuas Hulu pada SMKKN Samarinda dengan keunggulan Boarding School, Gratis Pendidikan selama 3 Tahun, Sarana dan Prasarana Lengkap, Kampus Asri dan Aman, Sertifikat ISO 9001:2015, Kurikulum 2013, Terakreditasi A dan Tiga Kelas/angkatan menjadi daya tarik para calon siswa(i) untuk melanjutkan pendidikan.

Sebanyak 14 siswa(i) berasal dari Kapuas Hulu berjuang untuk meraih rangking penerimaan dengan total 108 siswa(i) keseluruhan yang di cari dari 5 Provinsi di Kalimantan untuk disekolahkan di SMKKN Samarinda.

Memasuki tahun ajaran baru yang akan di mulai pada bulan Juli 2021 siswa(i) yang diterima akan melaksanakan proses belajar mengajar secara tatap muka, namun jika tidak memungkinkan proses belajar mengajar tetap dilaksanakan secara daring/online.

“Kami sangat memprioritaskan putra putri terbaik yang masuk dalam 5 skema perhutanan sosial kabupaten Kapuas Hulu, dengan harapan setelah mereka lulus, mereka bisa mengembangkan daerah mereka, serta menjadi salah satu pilar yang membangun hutan dan kehutanan di masa depan” pungkas Johan Wahyudi selaku pengelola kesiswaan SMKKN Samarinda.

0
0
0
s2sdefault