Kegiatan dibuka oleh Syarif M Ridwan selaku Plt. Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan dan dihadiri Kepala Resort Lupak Mawang beserta tim, Kepala Desa Sekulat, Ketua dan Anggota Kelompok APMB. Dalam kegiatan ini turut pula dilakukan pengecekan sarana dan prasarana pendukung pengelolaan kelompok APMB dan diskusi terkait pengelolaan madu dengan anggota APMB. 

“Program Kemitraan Konservasi ini memberikan ruang bagi masyarakat melalui kelompok untuk dapat secara legal memanfaatkan potensi sumberdaya alam secara lestari di zona tradisional Kawasan Taman Nasional melalalui budidaya tradisional madu tikung ” jelas Syarief dalam sambutannya

“Melalui monitoring dan evaluasi ini kami akan melihat kendala ataupun permasalahan dalam kelompok terkait kondisi manajemen ataupun kewajiban yang harus dipenuhi sesuai perjanjian Kerjasama, dan kita sama-sama mencarikan jalan keluar yang terbaik” tambah Syarif

“Apresiasi tinggi saya sampaikan kepada pihak Balai Besar TaNa Bentarum yang sudah bersedia membantu kami dalam pengembangan pengelolaan kelompok APMB melalui kegiatan kali ini. Besarnya potensi tikung yang menjadi sarana penghasil madu hutan sangatlah perlu dikelola dengan sistem manajemen yang lebih baik”, ungkap Abang Indra Saputra,  Kepala Desa Sekulat.

Balai Besar TaNa Bentarum berharap dengan adanya kegiatan monitoring dan evaluasi kemitraan konservasi ini dapat mendukung pengelolaan kelompok APMB yang lebih baik kedepannya.

0
0
0
s2sdefault