1. Setiap pengunjung diwajibkan membawa photo copy identitas diri (KTP/Kartu Pelajar/Passport/VISA)
  2. Setiap pengunjung dan kendaraan yang digunakan memasuki kawasan Taman Nasional wajib membayar pungutan masuk kawasan Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum sesuai dengan peraturan yang berlaku. Jenis pungutan yang wajib di bayar oleh pengunjung Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum adalah:
  • Pungutan pengunjung
  • Pungutan peneliti
  • Pungutan pembuatan film/video
  1. Peneliti dan Pembuat film/video berkewajiban untuk menjelaskan rencana kegiatan dan membuat SIMAKSI sebelum melaksanakan kegiatan.
  • Masa berlakunya SIMAKSI selama-lamanya 3 (tiga) bulan dan dapat diperpanjang atas permintaan pemegang izin.
  • Permohonan perpanjangan SIMAKSI diajukan paling lama 15 (lima belas) hari kerja sebelum izin berakhir dengan persyaratan sebagaimana tersebut diatas.
  • Mengikutsertakan petugas Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum /pemandu setempat dengan biaya ditanggung oleh pemegang SIMAKSI.
  • Khusus kegiatan penelitian wajib melakukan presentasi dan menyerahkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan ke Kantor Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum paling lama 1 (satu) bulan setelah selesai kegiatan penelitian.
  • Khusus kegiatan pembuatan film wajib menyerahkan laporan hasil pelaksanaan kegiatan dan atau kopi film kepada Kantor Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum dengan tembusan kepada Sekretariat Direktorat Jenderal KSDAE paling lama (satu) tahun setelah selesai kegiatan.
  • Komersialisasi hasil penelitian harus mendapat izin dari Sekretariat Direktorat Jenderal KSDAE bagi peneliti asing dan Kepala Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum bagi peneliti dalam negeri.
  1. Melapor kepada petugas pada saat kedatangan dan kembali dari kawasan.
  2. Mentaati peraturan Perundang-undangan yang berlaku serta petunjuk pemandu/petugas lapangan.
  3. Memberikan dukungan, bantuan dan partisipasi untuk ikut mengamankan dan melestarikan kawasan.
  4. Meminta informasi konservasi alam kepada petugas (pengunjung rombongan).
  5. Membawa senjata api/angin/bius/tajam, binatang peliharaan, benih tanaman, bahan kimia, minuman keras dan obat-obatan terlarang.
  6. Memetik gitar, mengunakan alat musik, menghidupkan tape recorder/radio dan alat lainnya yang dapat menggangu satwa liar.
  7. Melakukan tindakan yang dapat merusak keutuhan kawasan baik terhadap tumbuhan maupun satwa.
  8. Berburu, menangkap, membawa dan memiliki satwa atau bagian-bagiannya, baik dalam keadaan hidup maupun mati, kecuali ubtuk tujuan penelitiaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  9. Melukai atau membunuh satwa , kecuali satwa tersebut membahayakan keselamatan pengunjung sesuai ketentuaan berlaku.
  10. Mengambil, merusak, membawa dan memiliki telur atau sarang satwa, kecuali untuk tujuan penelitian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  11. Menebang, memotong, mengambil dan memiliki tumbuhan dan bagian-bagiannya dalam keadaan hidup/mati, kecuali untuk tujuan penelitiaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  12. Membuang sampah dan bahan-bahan lainnya yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, kecuali pada tempat yang telah diperhitungkan.
  13. Melakukan kunjungan diluar lokasi yang telah ditentukan.
  14. Melakukan vandalisme pada tumbuhan, batu, bangunan dan lain-lain.
  15. Menyalakan api yang dapat menimbulkan bahaya kebakaran, kecuali pada tempat-tempat yang telah ditentukan.
  16. Mentaati rute yang telah ditentukan dan tidak boleh membuat rintisan baru.

  

1. Forclime : http://www.forclime.org/index.php/id/

2. Yayasan Penyelamatan Orangutan Sintang (YPOC) :http://soc.or.id/

3. Asosiasi Periau Muara Belitung

4. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu: https://kapuashulukab.go.id/depan

5. Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura: http://fahutan.untan.ac.id/

6. Fakultas Pertanian Universitas Kapuas Sintang : http://www.unka.ac.id/

7. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kapuas Sintang : https://campus.quipper.com/directory/universitas-kapuas-sintang/faculties/fakultas-keguruan-dan-llmu-pendidikan

8. Yayasan Riak Bumi : http://riakbumi.or.id/

9. Canopy Indonesia : @canopyid

10. Yok Kita Jelajah Khatulistiwa Tour and Travel :

11. Komunitas Pariwisata Kapuas Hulu (KOMPAKH) : http://kompakhadventure.com/

12. Asosiasi Periau Danau Sentarum : http://www.jmhi.info/rumah-workshop-madu-hutan-apds-asosiasi-periau-danau-sentarum/

13. Pusat Penelitian Limnologi LIPI (P2L LIPI) : http://www.limnologi.lipi.go.id/

14. Kelompok Nelayan Tempurau

15. Kelompok Nelayan Meliau Maju

16. Yayasan Rekam Jejak Alam Nusantara/Rangkong Indonesia (YRJAN-RI) : https://www.packard.org/grants-and-investments/grants-database/yayasan-rekam-jejak-alam-nusantara/ / https://rangkong.org/

TN Betung Kerihun Danau Sentarum

 

Hubungi Kami :

 

Balai Besar Betung Kerihun dan Danau Sentarum

Jalan. Banin No. 6 Kedamin Hilir, Putusibau, Kalimantan Barat Kode Pos 78714

Telp/Fax 0567 21935

Call Center : 082158794140

Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.