Semangit, 29 Januari 2020 - Kegiatan studi banding Balai Taman Nasional Tambora di wilayah Taman Nasional Danau Sentarum merupakan salah satu upaya dalam rangka peningkatan kapasitas petugas dan masyarakat dalam pengelolaan zona tradisonal Taman Nasional Tambora melalui pola kemitraan konservasi khususnya madu. Taman Nasional Tambora memiliki alokasi pemanfaatan zona tradisional yang salah satu nya yaitu pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu berupa madu seluas 767.51 ha. Bertempat di Bidang PTN Wilayah lll Lanjak, Seksi PTN Wilayah V Selimbau, Wilayah Kerja Resort Semangit, Desa Nanga Leboyan, Dusun Semangit, yang merupakan salah satu penghasil madu lebah liar dan pusat pengelolaan hasil madu lebah liar, APDS ( Asosiasi Periau Danau Sentarum).

APDS merupakan perkumpulan petani madu di bawah binaan Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum melalui kemitraan konservasi seluas 36.579 ha. APDS telah memanfaatkan HHBK berupa madu sejak 2007 dengan sistem ICS sehingga mendapatkan sertifikat produk organik dari Biocert International.

Putussibau, 22 Januari 2020 - Yayasan Penyelamatan OrangUtan Sintang (YPOS) termasuk dalam unit pengelola konservasi primata terbesar di dunia. YPOS beroperasi di bawah perjanjian resmi dengan Kementrian Kehutanan untuk melestarikan orangutan dan ekosistemnya dengan melibatkan masyarakat sekitar. 

Dalam Program Sintang OrangUtan Center (SOC) , YPOS bukan hanya berfokus pada lingkungan saja namun merambat juga pada bidang pendidikan. Pendidikan adalah alat yang sangat penting untuk berkomunikasi dengan masyarakat, terutama mereka yang belum memiliki pengertian dasar mengenai konservasi satwa liar dan habitatnya. Salah satu kunci keberhasilan upaya penyelamatan satwa dan alam adalah pendidikan generasi muda dan komitmen masyarakat.

Putussibau, 20 Januari 2020 - Direktur Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial (BPEE) mewakili Direktur Jenderal KSDAE mengunjungi Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun Danau Sentarum (BBTNBKDS). Kunjungan ini berlangsung selama 1 (satu) hari.

Setelah menghadiri pertemuan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kapuas Hulu , Direktur BPEE melanjutkan mengisi kegiatan Peresmian Monumen Cagar Biosfer Betung Kerihun Danau Sentarum Kapuas Hulu di Kantor Balai Besar Tana Bentarum. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan pemberian nama Kapal Bandong secara Simbolis. Peresmian monumen ini dihadiri langsung oleh Direktur BPEE, Ir. Tandya Tjahjana, M.Si.

Putussibau, 21 Januari 2020 - Bertempat di Aula Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TaNa Bentarum), diadakan kegiatan rapat koordinasi jabatan fungsional tertentu (JFT) lingkup Balai Besar. Kegiatan ini dibuka sehari sebelumnya oleh Direktur BPEE, Ditjen KSDAE Kemen LHK.

Kegiatan Rakor Fungsional JFT ini di hadiri oleh seluruh pejabat struktural dan 70 orang pejabat fungsional yang terdiri atas Polisi Kehutanan (Polhut) Pengendali Ekosistem Hutan (PEH), Penyuluh Kehutanan, Arsiparis, Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa (PPBJ) dan Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM). Tujuan yang pelaksanaan rakor ini adalah

Putussibau, 20 Januari 2020 - Menindaklanjuti SK Bupati Kapuas Hulu No.39/EKBANG/2020 mengenai Pembentukan Forum Koordinasi Pengelolaan Cagar Biosfer Betung Kerihun Danau Sentarum Kapuas Hulu (BKDSKH), para pengelolaan telah melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Forum Koordinasi Pengelolaan Cagar Biosfer BKDSKH pada Senin siang. Forum melanjutkan kegiatannya dengan Pengukuhan Forum Koordinasi Pengelola Cagar Biosfer BKDSKH di Pendopo Bupati Kapuas Hulu pada Senin malam.

Forum Koordinasi Pengelolaan Cagar Biosfer BKDSKH dikukuhkan langsung oleh Bupati Kapuas Hulu, A.M Nasir, SH bersama wakil Bupati Antonius L. Ain Pamero, SH dan dihadiri Ketua DPRD Kapuas Hulu, Forkopinda Kapuas Hulu, para pimpinan OPD Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, GIZ Indonesia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, KPH lingkup Kapuas Hulu, perwakilan masyarakat adat, sektor swasta, serta NGO terkait pengelolaan konservasi di Kapuas Hulu antara lain TFCA dan FORCLIME yang akan berperan dalam pengelolaan Cagar Biosfer BKDSKH.