Putussibau, 25 Februari 2019. Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TaNa Bentarum) mendapatkan penghargaan dari KPPN Putussibau sebagai Satuan Kerja (Satker) yang memperoleh peringkat pertama dalam Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) pada semester II tahun anggaran 2019.

IKPA merupakan indikator yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan untuk mengukur kualitas kinerja pelaksanaan anggaran belanja Kementerian Negara/Lembaga dari sisi kesesuaian terhadap perencanaan, efektivitas pelaksanaan anggaran, efisiensi pelaksanaan anggaran dan kepatuhan terhadap regulasi. Perhitungan IKPA dilakukan setiap bulannya dan di akumulasi per semester oleh Kantor Pengelola Perbendaharaan Negara (KPPN) wilayah kerja.

Ada 12 nilai bobot yang di perhitungkan untuk memenuhi target capaian salah satunya minimnya keterlambatan penyampaian laporan serta meminimalisir angka pagu yang minus. Untuk tercapainya target tersebut seluruh pegawai tentu harus berkerjasama agar realisasi anggaran mencapai 100 %. Dalam mencapai target persemester tentu menemui beberapa kendala seperti yang disampaikan Bendahara Balai Besar TaNa Bentarum, Uhirman mengatakan “Kendala-kendala pasti kami temui misalnya dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan terkadang belum konsisten sehingga harus bisa disiasati sebelumnya dan dalam penyampaian laporan kedalam sistem sering terkendala dengan keterbatasan jaringan, namun semuanya bisa teratasi berkat kerja sama yang baik rekan-rekan semua”.

Semitau, Selasa 25 Februari 2020. Dalam rangka meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan, Manggala Agni Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhut) Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TaNa Bentarum) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran  Hutan dan Lahan. Rapat koordinasi diselenggarakan di Mako Brigdalkarhutla yang dihadiri oleh seluruh anggota Manggala Agni Semitau, Kepala Seksi dan Kepala Resort lingkup Bidang PTN Wilayah III Lanjak. Agenda yang dibahas adalah evaluasi kegiatan pengendalian karhutla tahun 2019 dan penyusunan strategi pengendalian karhutla tahun 2020.

Dalam sambutan sekaligus membuka acara rakor, Kepala Bidang PTN Wilayah III Lanjak Gunawan Budi menyatakan “ Bahwa kebakaran hutan dapat dicegah apabila kita dapat mendeteksinya secara dini. Selain itu, diperlukan strategi pencegahan kebakaran hutan yang tepat agar dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Peta kerawanan karhurla dapat dijadikan sebagai acuan untuk menentukan strategi dalam pengendalian karhutla.”

Putussibau, 13 Februari 2020. Berkontribusi dalam bidang pendidikan merupakan salah satu upaya yang dilakukan Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TaNa Bentarum) dalam program peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang unggul.

Berbagai hal menarik di kawasan Taman Nasional dikemas didalam sebuah buku, hal ini merupakan salah satu upaya yang disiasati Balai besar Tana Bentarum dalam mempromosikan kawasannya. Sebanyak 16 judul buku telah diserahkan oleh Kepala Balai Besar Tana Bentarum ke Perpustakaan Daerah Kapuas Hulu yang diterima langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kapuas Hulu.

Adapun buku yang didistribusikan yaitu Buku Amfibi, Buku Jelajah Goa di Batas Ujung Negeri, Buku Eksotisme Ujung Batas Negeri, Buku Ekuilibrium Sentarum, Buku Jenis-jenis Burung di Taman Nasional Betung Kerihun, Buku Tumbuhan Bermanfaat di Desa Mensiau, Buku Pewarna Alami, Buku Koleksi Anggrek Alam, Buku Herpetofauna, Buku Ikan Air Tawar Danau Sentarum, Buku Panduan Pengajuan Permohonan Kerjasama Kemitraan Konservasi, Buku Teknik Interpretasi Alam, Buku Naga Di Ujung Negeri, Buku Menilik Tapak Danau Sentarum, Buku Jalur Wisata Muara Tekelan, dan Buku Interpretasi Lingkungan Jalur Wisata Riak Tapang.

Sadap, 20 Februari 2020 - Melibatkan masyarakat sebagai subyek pengelolaan kawasan konservasi merupakan salah satu gagasan dan inovasi Direktur Jenderal KSDAE Ir. Wiratno, M.Sc yang dituangkan pada 10 (sepuluh) Cara Meningkatkan Kelola Kawasan Konservasi. Oleh dasar tersebut, Resort Sadap, Seksi PTN Wilayah I Lanjak, Bidang PTN Wilayah I Mataso pada tahun 2019 telah membentuk kelompok masyarakat mitra polhut (MMP) sebagai bentuk pertisipasi masyarakat dalam kegiatan pengamanan Kawasan Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK). Untuk mengulas kembali pengetahuan tentang MMP serta meningkatkan kapasitas anggota MMP Resort Sadap, pada hari Kamis 20 Februari 2020 Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (BBTNBKDS) mengadakan kegiatan pembinaan MMP yang bertempat pada Kantor Resort Sadap.

Kegiatan pembinaan MMP dihadiri oleh 10 orang anggota MMP yang berasal dari Desa Menua Sadap dan Desa Pulau Mana. Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk mengulas kembali ilmu pengetahuan tentang pengamanan hutan yang telah diberikan pada waktu pembentukan kelompok MMP. Selain itu, pada kegiatan kali ini skill para anggota MMP di upgrade dengan membekali ilmu tentang pengoperasian Global Positioning System (GPS) dan tata cara pembuatan laporan informasi (LI). Menurut Kepala SPTN Wilayah I Lanjak, Bapak Parsaoran Samosir, kemampuan dalam mengoperasikan GPS sangat perlu dimiliki oleh anggota MMP untuk menunjang kegiatan pembuatan LI secara khusus dan kegiatan pengamanan kawasan TNBK secara umum. Dengan dibekali kemampuan tersebut, diharapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam kegiatan pelaporan tindak pidana kehutanan (Tipihut) yang terjadi di sekitar masyarakat, serta ikut andil dalam kegiatan pengamanan kawasan bersama dengan pengelola TNBK.

Selimbau, 12 Februari 2020. Dalam upaya menurunkan kejadian kebakaran hutan khususnya kebakaran didalam kawasan konservasi Taman Nasional Betung Kerihun dan Taman Nasional Danau Sentarum, Manggala Agni Brigdalkarhut Non Daops Semitau memaparkan beberapa strategi dalam upaya menurunkan angka kejadian kebakaran hutan salah satunya melalui program Manggala Agni Pendamping Desa. Kegiatan pemaparan tersebut dihadiri oleh Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional Polhut, Penyuluh, PEH, Kepala Resort, anggota Manggala Agni serta staf Lingkup Bidang  PTN Wilayah III Lanjak.

"Berdasarkan pantauan  akhir dan rekap laporan Tahun 2019, kebakaran hutan di dalam kawasan Taman Nasional Danau Sentarum pada Tahun 2019 terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya, hal ini perlu menjadi perhatian  bagi kita semua agar pada tahun 2020 angka kebakaran hutan khususnya didalam kawasan dapat menurun," ucap Kepala Manggala Agni Brigdalkarhut Non Daops Semitau, Ade Arief.