A. Taman Nasional Betung Kerihun

A. Taman Nasional Betung Kerihun

Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) adalah kawasan konservasi terbesar di Propinsi Kalimantan Barat yang terletak di Kabupaten Kapuas Hulu. Secara administratif termasuk dalam wilayah empat kecamatan yaitu Kecamatan Putussibau Utara, Kecamatan Putussibau Selatan, Kecamatan Embaloh Hulu, dan Kecamatan Batang Lupar. Secara geografis TNBK terletak diantara koordinat 112010’ 47” BT - 1036’ 35” LU dan 114012’ 49 BT” - 0036’ 26” LU. Kawasan TNBK memiliki total area 816.693,40 hektar atau sekitar 27,37% dari luas total Kabupaten Kapuas Hulu. Total garis perbatasan TNBK sepanjang 784 km yang terbagi menjadi sepanjang 368 km berbatasan dengan Malaysia, 138 km dengan batas propinsi Kalimantan Timur, dan berbatasan dengan hutan lindung sepanjang 278 km (TNBK 2014).

Walaupun kawasan TNBK hanya berada dalam satu wilayah kabupaten, namun batas-batas wilayahnya meliputi batas Negara dan batas provinsi. Batas- batas dimaksud adalah:

  • Sebelah utara berbatasan dengan Malaysia (Sarawak)
  • Sebelah timur berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Timur
  • Sebelah selatan berbatasan dengan hutan lindung Kabupaten Kapuas Hulu
  • Sebelah barat berbatasan dengan wilayah Lanjak/Nanga Badau

Penunjukan kawasan konservasi ini pada awalnya adalah Cagar Alam (CA) seluas 600.000 ha berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian pada tanggal 12 Oktober 1982, dan luasnya ditambah menjadi 800.000 ha berdasarkan surat keputusan Menteri Kehutanan No. 118/Kpts-II/1992 pada tanggal 11 Februari 1992. Untuk mengakomodasikan tujuan pelestarian keanekaragaman hayati sekaligus mendorong pembangunan sosial ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitarnya pada tanggal 5 September 1995 status Cagar Alam diubah menjadi status Taman Nasional dengan surat keputusan Menteri Kehutanan No. 467/Kpts-II/1995 dengan nama Taman Nasional Bentuang Karimun. Pada tanggal 2 September 1999, terjadi perubahan nama dari Taman Nasional Bentuang Karimun menjadi Taman Nasional Betung Kerihun. Perubahan nama ini berdasarkan kondisi di lapangan bahwa terdapat Gunung Betung di wilayah barat dan Gunun Kerihun di bagian Timur.

Setelah tata batas di kawasan Taman Nasional Betung Kerihun sudah temu gelang, pada tanggal 23 April 2014 melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. SK. 3075/Menhut-VII/KUH/2014 statusnya ditetapkan sebagai taman nasional dengan luas 816.693,40 ha.

0
0
0
s2sdefault