Kegiatan studi banding Balai Taman Nasional Tamboran dan masyarakat Desa Kawinda To'i dan Desa Oi Katupa, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, NTB disambut hangat oleh  Rahman R Nababan, S. Hut selaku Kepala Resort Semangit, beliau berharap dengan adanya kegiatan studi banding ini rekan-rekan pengelolah APDS dapat berbagi ilmu mengenai pengolahan lebah madu liar menggunakan tikung yang mana masyarakat Kawinda To'i dan Oi Katupa selama ini masih memanfaatkan lalau dalam pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) berupa madu.

Kegiatan diawali dengan simulasi pembuatan tikung, dan cara perlakuan tikung sebelum dilakukan pemasangan, kemudian dilanjutkan dengan simulasi pemasangan tikung di pohon yang tidak jauh dari sumber pakan lebah madu. Kegiatan selanjutnya yaitu simulasi pemanenan tikung. Perwakilan dari APDS menjelaskan bahan serta alat apa saja yang dibutuhkan untuk proses pemanenan serta informasi mengenai proses pemanenan. Kegiatan dilanjutkan dengan proses pengolahan madu yang telah dipanen.

Murlan, S. Hut., M. Si selaku Kepala Balai Taman Nasional Tambora berharap dengan adanya kegiatan studi banding ini masyarakat perwakilan dari Desa Kawinda To'i dan Desa Oi Katupa mendapatkan ilmu mengenai pemanfaatan madu lebah liar menggunakan tikung sehingga dapat diterapkan di wilayah Taman Nasional Tambora dan meningkatkan hasil pemanfaatan HHBK berupa madu yang selama ini masih memanfaatkan lalau

 

0
0
0
s2sdefault