Kegiatan ini terbagi ke dalam dua sesi yaitu sesi pemberian materi Penggunaan Senjata Api serta Tata Cara Pemeliharaan Senjata dan sesi praktek pelatihan menembak.  Peserta pelatihan terdiri dari Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional Polisi Kehutanan yang secara keseluruhan berjumlah 52 (lima puluh dua) orang.

“ Polhut harus terus meningkatkan kemampuan dan kapasitasnya dalam mendukung tugas fungsi perlindungan dan pengamanan Kawasan baik kemampuan teknis maupun fisik. Kemampuan penggunaan dan pemeliharaan senjata api ini merupakan salah satu upaya kita dalam peningkatan kemampuan teknis bagi Polhut.” ungkap Ir. Arief Mahmud, M.Si selaku Kepala Balai Besar TaNa Bentarum dalam sambutan pembukaan pelatihan

Kepala Bidang Teknis Konservasi memberikan pembekalan dalam kegiatan pelatihan menembak ini “Dalam menunjang tugas dan fungsi perlindungan dan pengamanan kawasan hutan, seorang Polhut harus dapat memahami dan menguasai penggunaan senjata api. Kemampuan seorang Polhut harus terus ditingkatkan untuk menunjang tugas dan fungsi dalam menjalankan tugas di lapangan” jelas Ardi Andono, S.T.P., M.Sc.

Pemberian materi pelatihan dilakukan oleh Tim Instruktur Polres Kapuas Hulu yang dipimpin oleh Kasubbag Sarpras Polres Kapuas Hulu Iptu Alindaya. Materi yang disampaikan berupa materi Standar Prosedur Penggunaan Senjata Api dan materi Praktek Bongkar Pasang Senjata Api jenis PM1-A1 yang meliputi teknik pembawaan senjata api dan latihan dasar persiapan menembak. Untuk kegiatan praktek menembak sendiri dilaksanakan di lapangan tembak Polres Kapuas Hulu dengan masing-masing peserta diberikan 13 (tiga belas) peluru.

 

Sumber : Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun Danau Sentarum

0
0
0
s2sdefault