Orangutan tersebut semula merupakan  peliharaan masyarakat dan telah melalui masa rehabilitasi selama 5 tahun di sekolah Orangutan YPOS yang secara genetik berjenis Pongo pygmaeus pygmaeus. Tera dan Moni adalah sapaan bagi kedua Orangutan tersebut yang dilepasliarakan langsung oleh 16 petugas dari Balai Besar TaNa Bentarum, YPOS dan BKSDA Kalimantan Barat.

Kegiatan pelepasliaran ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Teknis Konservasi Balai Besar TaNa Bentarum, “Sampai saat ini sebanyak 13 individu Orangutan telah dilepasliarakan, ini bagian dari kerjasama antara Balai Besar TaNa Bentarum bersama YPOS dengan harapan dapat meningkatkan populasi Orangutan di Kawasan Taman Nasional Betung Kerihun” ungkap Ardi Andono. 

Pelepasan Orangutan dilakukan bersamaan dengan kegiatan monitoring  untuk memantau aktifitas Orangutan setelah dilepas ke alam liar, yang dilaksanakan rutin setiap bulan oleh Tim Balai Besar Tana Bentarum bersama Tim YPOS.

Sumber :Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum 

0
0
0
s2sdefault