Kegiatan dilaksanakan selama satu hari di Aula Utama Kantor Balai Besar TaNa Bentarum baik secara offline maupun online melalui zoom meeting yang diikuti oleh 37 (tiga puluh tujuh) orang yang terdiri dari PKSM desa binaan, PSM, Penyuluh Kehutanan, Kepala Resort dan Fasilitator Desa FIP ditambah dengan pejabat struktural.

“Kita harus terus belajar dan belajar serta berinovasi dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat agar tujuan peningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di wilayah desa binaan bisa tercapai” kata Ardi Andono, S.T.P., M.Sc, Kepala Bidang Teknis Konservasi dalam sambutannya.  

Kepala Balai Besar Tana Bentarum, Ir. Arief Mahmud, M.Si mengatakan “Penyuluh Kehutanan, Penggerak Swadaya Masyarakat, dan Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat merupakan ujung tombak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga perlu ditingkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam proses pendampingan di masyarakat”.

“Saya berpesan bahwa untuk menjadi penyuluh yang hebat kita harus mengenali potensi wilayah, kenali local champion, berkomitmen tinggi dan selalu berinovasi untuk pengembangan produk penyuluhan” tambah Arief.

Peningkatan kapasitas kali ini juga dilakukan sebagai upaya untuk mengawal 10 (sepuluh) paket pemberdayaan masyarakat di 10 (sepuluh) desa binaan Balai Besar TaNa Bentarum pada tahun 2021.

Sumber : Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum

0
0
0
s2sdefault