Putussibau, 15 Desember 2017. Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Pohon Indonesia tahun ini, Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (BBTNBKDS) melaksanakan penanaman pohon aren Arenga Pinnata di areal lahan Seksi Pengelolaan TN Wilayah IV (SPTN IV) Nanga Era seluas 1 hektar. Total 200 bibit aren ditanam dalam kegiatan ini. Kepala Bidang Pengelolaan TN Wilayah II (PTNW) Kedamin, Fery AM Liuw mewakili Kepala BBTNBKDS mengatakan bahwa penanaman pohon aren ini selain untuk merehabilitasi lahan juga sebagai sumber alternatif ekonomi masyarakat di masa depan melalui pengembangan produk aren.

Putussibau, 12 Desember 2017. Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat direncanakan menjadi lokasi pertama penerapan perhutanan sosial (PS) melalui skema Kemitraan Konservasi. Hal ini dijelaskan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (Dirjen PSKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Bambang Supriyanto saat menjadi pembicara kunci pada acara Pembinaan Pegawai Lingkup Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (BBTNBKDS) serta Pegawai Forest and Climate Change Program (Forclime) di Putussibau Senin (12/12).

Putussibau, 11 Desember 2017. Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (Dirjen PSKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Bambang Suprianto mengunjungi Kabupaten Kapuas Hulu untuk mendorong penguatan peranan perhutanan sosial. Dalam sambutannya Bambang menegaskan bahwa kunjungannya ke Kapuas Hulu untuk memperkuat program perhutanan sosial sebagai program prioritas Presiden yang mencanangkan 12,7 juta hektar perhutanan sosial di Indonesia.

“Implementasi skema perhutanan sosial ini bisa diwujudkan dalam bentuk hutan desa, hutan kemasyarakatan, hutan adat, hutan rakyat, dan kemitraan sesuai dengan kondisi setempat” tegasnya pada acara “Implementasi Penguatan Program Perhutanan Sosial Melalui FORCLIME FC-TC di Kabupaten Kapuas Hulu (11/12/17)

Mantan Kepala Biro Perencanaan KLHK ini juga menyatakan apresiasinya atas kerjasama pemerintah Indonesia dan Jerman melalui Forest Climate Change Program (FORCLIME) yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan, terutama yang bermukim di dalam dan di sekitar kawasan hutan, melalui praktik pengelolaan hutan lestari dan konservasi.” Saat ini sudah ada 5 (lima) desa binaan FORCLIME yang berhasil mendapatkan Hak Pengelolaan Hutan Desa, yaitu 2 (dua) Hutan Desa di Kabupaten Berau dan 3 (tiga) Hutan Desa di Kabupaten Kapuas Hulu” tuturnya.

Selamat datang di Website 

Balai Besar Betung Kerihun dan Danau sentarum

Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) dengan luas total 816.693.40 hektar merupakan salah satu Taman Nasional terluas di Pulau Kalimantan dengan tingkat keanekaragaman hayati yang cukup tinggi. Terdapat 8 (delapan) tipe ekosistem yang terbagi ke dalam 4 Sub Daerah Aliran Sungai, yaitu Sub DAS Embaloh, Sub DAS Sibau, Sub DAS Mendalam dan Sub DAS Hulu Kapuas.

Danau Sentarum, 8 Desember 2017. Menyambut Tahun 2018, Balai Besar Taman Nasional Danau Sentarum (BBTNBKDS) menggelar Rapat Capaian Kinerja 2017. Hal ini dilakukan sebagai upaya kordinasi dan sinkronisasi semua data dan informasi kegiatan tahun 2017 sebelum dibukukan menjadi Laporan Kinerja Pemerintah (LAKIP). Dalam sambutannya, Kepala BBTNBKDS Arif Mahmud mengatakan bahwa semua unit kerja harus sudah menyelesaikan semua kegiatan dan anggaran di tahun 2017 dengan baik. “Saya berharap tidak ada kegiatan tahun 2017 yang masih dikerjakan di tahun 2018” tegas Arif. Gelaran acara dilaksanakan di Resort Tekenang, Bidang Pengelolaan TN Wilayah III Lanjak (6-8 Desember 2017).