“Saya sangat bangga dan memberikan apresiasi kepada adik-adik yang telah berusaha menunjukkan bakti dan darma dengan menghimpun bantuan untuk korban kebakaran Rumah Betang Sayut” tegasnya.

Kepala BBTNBKDS ini menambahkan bahwa Saka Wanabakti Kapuas Hulu merupakan satu-satunya organisasi Saka Wanabakti yang masih ada di Provinsi Kalimantan Barat. Ini membuktikan bahwa pembinaan yang telah dilakukan oleh BBTNBKDS selama ini menunjukkan hasilnya meskipun masih banyak keterbatasan.

”Saya bangga karena pramuka saka wanabakti menjadi bagian dari 11 saka yang ada di Indonesia, khususnya di Kapuas Hulu masih tetap eksis dibandingkan di tempat lain di Provinsi Kalimanatan Barat”urainya.

Keberadaan Saka Wanabakti Kapuas Hulu hingga saat ini menurutnya juga merupakan hasil kerja keras kakak-kakak pembina yang berasal dari Balai Besar TNBKDS. Menutup arahannya, Arief berharap bahwa keberadaan Saka Wanabakti Kapuas Hulu akan semakin dikenal luas masyarakat dengan kiprah dan penyelenggaran program kepramukaan dengan skala nasional.

“Saya berharap pramuka Saka di Kapuas Hulu khususnya pangkalan BBTNBKDS akan tetap hidup dan makin jaya dan saya berharap pada tahun berikutnya ada kegiatan event yang lebih besar yang menunjukkan bangsa Indonesia bahwa saka di Kapuas Hulu benar-benar jaya” pungkasnya.

Selama 34 tahun mengabdi Saka Wanabakti Kapuas Hulu terlibat aktif dalam beberapa kegiatan diantaranya: Dukungan penyelenggaraan Festival Danau Sentarum dan Betung Kerihun, Dukungan penyelenggaraan Hari Bakti Rimbawan melalui gerakan donor darah, jalan santai dan penanaman pohon. Pembina Saka Wanabakti KH, Mustarrudin menegaskan bahwa ke depan organisasi pramuka ini akan terus dikembangkan melalui sistem rekrutmen anggota yang lebih selektif serta meningkatkan seleksi krida yang lebih sistematis.

“Dalam waktu dekat kami akan memepersiapkan Pertiwana Nasional yang diselenggarakan pada September 2018” tegas putra asli Putussibau ini. Sementara itu, Ketua Pembina Saka Wanabakti KH, Zainal Muttaqien berharap dukungan BBTNBKDS dalam pelaksanaan pembinaan harus terus ditingkatkan tidak hanya pendanaan namun juga keterampilan melalui transfer ilmu dari pegawai BBTNBKDS kepada anggota Saka.

“Dukungan moril dan skill kepada anggota Saka tentunya akan meningkatkan kapasitas anggota di masa depan terutama dalam mencintai alam dan lingkungan dan harapan saya kiprah Saka Wanabakti khususnya di bidang sosial kemasyarakatan menjadi lebih baik lagi” ujar Kepala Seksi Pelayanan dan Pemanfataan BBTNBKDS ini.

Menjadi anggota Pramuka Saka Wanabakti, tidak hanya mendapatkan pemahaman tentang alam dan lingkungan namun juga menanamkan sifat tanggung jawab kepada diri. Hal ini diungkapkan Imam Agung Prastowo salah satu anggota Saka Wanabakti KH. Sejak bergabung sejak tahun 2014-2015 Agung yang bersekolah di SMA I Muhamadiyah Putussibau ini mengatakan banyak perubahan dan hal positif yang ia dapatkan.

“Menjadi anggota Saka memberikan saya arti tanggung jawab terhadap sesama selain itu pengalaman mengikuti jelajah alam menjadikan saya pribadi yang lebih mencintai alam daripada sebelum jadi anggota” imbuhnya.

Senada dengan Agung, Defta Dwi Nanda anggota Saka Wanabakti dari kelompok putri juga menyatakan perubahan dalam dirinya setelah menjadi bagian lembaga pramuka ini. “awalnya saya ikut-ikutan namun setelah masuk banyak pelajaran dan pengalaman yang saya dapatkan ”ungkapnya. Dia berharap dari Saka Wanabakti Kapuas Hulu lahir generasi muda yang berkiprah nyata untuk kemajuan Indonesia.

“Kami yakin masa depan bangsa Indonesia ada di tangan generasi muda seperti kami dan kami siap untuk menjadi bagian dari masa depan itu” pungkas Defta.

Sumber : Balai Besar TN Betung Kerihun dan Danau Sentarum

0
0
0
s2sdefault