Sosialisasi tentang TNBKDS dilakukan BBTNBKDS untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga keberlanjutan fungsi dan peranan ekosistem lahan basah (wetlands) Danau Sentarum. Menggandeng Polsek serta Danramil Selimbau, acara ini mendapat dukungan penuh dari para anggota Muspika (musyawarah pimpinan kecamatan) Selimbau dan warga desa. Bahkan di desa Semalah warga meminta adanya perjanjian kerjasama (MoU) antara TNBKDS dengan Desa untuk pengelolaan bersama kawasan TNBKDS. " perlu adanya satu kesepakatan/MoU antara masyarakat dan TNBKDS agar apa yang selama ini menjadi penghalang pelaksanaan program TNBKDS di wilayah Desa Semalah dapat berjalan baik dan mendapat dukungan dari masyarakat" tutur Gunawan.

Menutup acara sosialisasi, Kepala Bidang PTN III Lanjak menyerahkan dokumen peraturan dan undang-undang mengenai Taman Nasional kepada muspika yang hadir. Sedangkan pembahasan lengkap mengenai MoU akan dibahas melalui pertemuan terpisah yang melibatkan banyak pihak."akan ada pertemuan kembali berkaitan dengan masyarakat di Desa Semalah membahas tentang kesepakatan apa yang bisa di kerjasamakan" pungkas Gunawan menutup acara.

Desa Tempurau dan Semalah merupakan desa yang berada di kawasan TNDS. Selama ini beberapa oknum pelaku pembalakan liar berasal dari kedua desa yang sebagian penduduknya menggantungkan hidupnya dengan mencari ikan di Danau Sentarum. Kawasan TNDS merupakan wilayah ekosistem air tawar berupa danau terbesar di Kalimantan Barat. Lebih dari 50 persen produksi Ikan air tawar dipasok dari danau yang berpredikat sebagai Ramsar Site dari internasional ini. Selain ikan madu organik dari danau juga sudah terkenal di masyarakat.

0
0
0
s2sdefault