Penetapan Kapuas Hulu menjadi Cagar Biosfer oleh UNESCO secara resmi dikukuhkan pada Sidang ICC-MAB UNESCO ke-30 di Palembang pada tanggal 25 Juli 2018 lalu tentu harus ditindaklanjuti para pengelola. Oleh karena itu Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu membentuk Forum Koordinasi Pengelolaan Cagar Biosfer BKDSKH dengan tujuan untuk mengkoordinasikan, mengharmonisasikan serta mensinergikan program kegiatan pengelolaan yang berkelanjutan.

“Pemberian brand Cagar Biosfer untuk Kapuas Hulu ini tentu setelah melalui proses dan kerjasama yang cukup panjang oleh Pemerintah Pusat, Pengurus Daerah serta NGO, dan diharapan dapat memberikan manfaat dan kontribusi untuk pemerintah dan masyarakat”, ungkap A.M. Nasir di sela-sela acara. Orang nomor satu di Kabupaten Kapuas Hulu tersebut juga menyampaikan dukungan bagi aksi yang akan dilakukan untuk kedepannya.
Pembentukan forum pengelolaan ini tentu sangat penting dalam keberlanjutan pengelolaan Cagar Biosfer BKDSKH dan harus mendapatkan perhatian serius dalam pengembangan selanjutnya sehingga label Cagar Biosfer ini semakin dikenal dunia.

Selaku pengelola kawasan yang menerima label Cagar Biosfer, Ir. Arief Mahmud, M.Si. menyampaikan “pertemuan ini sangat penting bagi kita untuk menyampaikan kepada khalayak atas penetapan Cagar Biosfer dan juga harapannya dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat khususnya di Kapuas Hulu”.

 

 

 

 

 

0
0
0
s2sdefault