Alat Pirolisator ini mampu memproduksi BBM dalam bentuk bensin  (grade 1, grade 2 dan grade 3) melalui proses pirolisi, dari sampah plastik sebanyak 5 kg bisa menghasilkan BBM sebanyak 1,5 liter dan rendemen plastik dapat dijadikan sebagai paving block .

Alat ini merupakan kreasi dari Manggala Agni Daops Semitau, Bidang PTN Wilayah III untuk menciptakan alat yang bisa mengurangi sampah khususnya sampah plastik. Menurut Kepala Daops Semitau, Ade Arief yang dihubungi lewat telpon menuturkan  Permasalahan sampah plastik  di kawasan konservasi dapat teratasi dengan metode konversi plastik menjadi bbm, diharapkan sampah plastik tidak menjadi masalah  karena dengan cara pengolahan  yang benar akan menghasilkan produk yang tepat guna menunjang sektor perekonomian masyarakat.

Kepala Desa Vega, Sinaryo menuturkan bahwa alat ini adalah amanah bagi kami terima kasih kepada Balai Besar atas bantuan alat dan bantuan pelatihannya sehingga masyarakat Vega ini sejalan dengan visi Taman Nasional dalam mencegah masalah kebakaran dan masalah lingkungan (sampah) yang ada. 

“Terimakasih saya sampaikan kepada pihak TNDS, beruntung Desa Vega mendapatkan alat sepert ini, semoga amanah yang diberikan bisa berjalan dengan baik, Desa Vega bebas dari kebakaran, bebas dari sampah dan bersih tinggal kita harus membuat rencana kedepannya” Ucap Junaidi Ketua MPA Desa Vega.

 

“Diharapkan dengan adanya alat dimaksud Desa Vega bisa menjadi desa percontohan bagi desa lain untuk belajar dalam pengelolaan sampah plastik yang ada dilingkungannya sehingga desa lain bisa mencontoh dan bisa mengaplikasikannya  terutama desa yang berada di dalam kawasan”, ujar Gunawan Budi H, Kepala Bidang PTN wilayah III Lanjak. 

Sumber : Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum

Peduli Lingkungan, Balai Besar TaNa Bentarum Serahkan Alat Pengolah Sampah 

0
0
0
s2sdefault