Kepala Desa Sepandan Adi Gunawan menyampaikan “Sebagai tindak lanjut dari kegiatan pemberdayaan masyarakat dari Balai Besar TaNa Bentarum sekalian kita berbenah dan menertibkan para penambang (driver speed, Red) seperti SOP bawa tamu, pengaturan jadwal bawa tamu sehingga semua penambang dapat giliran, jadi gak orang - orang itu aja yang bawa tamu, dan satu lagi kita harus sepakat jangan sampai tamu itu jera untuk datang ke daerah kita ini” 

“Kita sangat perlu membuat kesepakatan harga tiket yang seragam dan standar keselamatan seperti safety first dan asuransi sehingga tamu atau pengunjung merassa aman, hal ini perlu dituangkan dalam perdes bersama” ujar Suparto Kepala Desa Lanjak Deras.

“Penyusunan perdes bersama ini adalah salah satu proses perbaikan pengelolaan jasa transportasi wisata dalam rangka peningkatan pendapatan masyarakat, maka kita perlu mendapatkan masukan dari masyarakat dan pelaku jasa transportasi untuk menyusun perdes dan nantinya kita bahas bersama kembali sampai perdes ini disahkan sehingga kedepannya bisa dikelola dengan benar  oleh masyarakat dan untuk masyarakat” Pungkas Harri Ramadani, Kepala Resort Sepandan Balai Besar TaNa Bentarum.

Sebagai informasi, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Sepandan, Kepala Desa Lanjak Deras, Kepala Resort Sepandan dan staf, Kementerian Desa PDT, BPD Desa, Tokoh Masyarakat, Ketua Nelayan, Ketua Kelompok Jasa Transportasi dan perwakilan driver speed kedua desa.

Sumber : Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum

0
0
0
s2sdefault