Desa Vega, 27 September 2021. Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TaNa Bentarum) baru - baru ini menggelar kegiatan Green School yang dilaksanakan pada tanggal 24-27 September 2021 di Desa Vega dengan menggandeng 23 orang siswa-siswi SMAN 1 Batang Lupar, 2 orang guru pendamping serta 23 orang siswa-siswi SMAN 1 Embaloh Hulu dan 2 orang guru pendamping. Penanaman pondasi lingkungan sejak dini menjadi solusi yang dapat dilakukan untuk memperkenalkan dan memberikan pemahaman konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya kepada siswa-siswi tingkat sekolah di sekitar Kabupaten Kapuas Hulu. Selain itu, dapat dijadikan program  sosialisasi  pengelolaan Tana Bentarum kepada masyarakat khususnya siswa-siswi yang bersekolah di Kabupaten Kapuas Hulu dengan harapan terwujudnya kolaborasi antara pengelola UPT dengan masyarakat dalam bidang konservasi dan lingkungan hidup.

Materi green school disampaikan berupa pengetahuan tentang hutan dan lingkungan hidup, Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum, pengenalan resort, praktek mengenai pengolahan sampah plastik berupa ecobrik serta pengetahuan tentang fotografi dan videografi. Green school tidak hanya dilaksanakan di Desa Vega, namun terdapat destinasi tujuan lainnya yaitu Bukit Vega, Pulau Sepandan dan Pulau Tekenang.

Plt. Kepala Bidang Teknis Konservasi Taman Nasional Balai Besar TaNa Bentarum, Junaidi, S.Hut., M.Si. mengatakan kegiatan ini dapat menjadi media untuk transfer ilmu dan pengetahuan kepada siswa-siswi sehingga dapat memberikan pendidikan konservasi dan lingkungan hidup kepada generasi muda.

“Kegiatan ini juga dapat menjadi wadah untuk mengenalkan Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum kepada generasi muda sehingga anak-anak muda dapat lebih mencintai alam sekitar dan turut serta mlestarikannya” ujar Bapak Gunawan Budi Hartono, S.Hut. M.Si., Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Lanjak menambahkan

Bapak Dedy Priyadi, S.P. selaku guru pendamping dari SMAN 1 Batang Lupar sangat mengapresiasi kegiatan ini karena besarnya minat dari siswa/i untuk menambah ilmu pengetahuan tentang alam sebagaimana tugas kita untuk menjaga lingkungan dan menjaga hutan serta alam sekitar kita.

“Kami sangat senang karena adanya kegiatan green school dimana siswa siswi sekolah kami dapat mengikuti kegiatan dengan mendapatkan pengetahuan serta pengalaman dan wawasan tentang hutan dan cara melestarikan alam” tambah Ibu Natalia Maria Owen, S.Pd., guru pendamping dari SMAN 1 Embaloh Hulu.

Elin selaku perwakilan siswa dari SMAN 1 Embaloh Hulu berharap bahwa kedepannya tidak hanya kami yang dapat mengikuti kegiatan ini namun dapat mengikutsertakan teman-teman  lainnya sehingga kami semua mendapatkan pengetahuan serta pengalaman yang banyak dari kegiatan green school ini.

Generasi kekinian adalah generasi muda yang memiliki pemahaman tentang lingkungan hidup dengan baik dan benar. Pendidikan lingkungan hidup yang ditanamkan sejak dini dapat menjembatani dan mendidik anak agar bersikap dan berperilaku arif dengan lingkungannya. Serta mendorong pihak sekolah untuk menerapkan kegiatan pendidikan lingkungan hidup yang berkelanjutan.