Putussibau 25 Juni 2019. Kepala Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TaNa Bentarum) yang diwakili Fery AM Liuw,S.Hut.T.,M.Sc membuka kegiatan pembekalan peningkatan mata pencaharian alternatif mengenai produksi pengolahan dan pemasaran yang bertempat di Hotel Merpati Indah Putussibau.

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Balai Besar TaNa Bentarum dengan Balai Perhutanan Sosial Kemitraan Lingkungan Wilayah Kalimantan dan PISU ADB FIP-1 Kapuas Hulu. Kegiatan ini diikuti 50 orang yang berasal dari 5 Desa yaitu Desa Bungan Jaya, Desa Tanjung Lokang, Desa Tanjung Lasa, Desa Nanga Betung dan Desa Selauk. Dari peserta tersebut, 2 Desa merupakan Desa yang berada di dalam kawasan  dan 1 Desa merupakan Desa yang berada di penyangga kawasan Taman Nasional Betung Kerihun.

Forest Investmen Program Phase 1 (FIP-1) adalah program di bawah  perjanjian antara Pemerintah Indonesia  (KLHK) dengan Asian Development Bank (ADB). Program ini merupakan investasi sektor kehutanan berbasis masyarakat untuk menanggulangi deforestasi dan degradasi hutan di Indonesia  (REDD+) di Kabupaten Kapuas Hulu dan Sintang.

Kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas pendamping dan masyarakat dalam meningkatkan mata pencaharian lewat Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) baik dalam proses pengolahan dan pemasaran.

Pemateri berasal dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Transmigrasi dan Mening Galeri.

Dengan pelaksanaan kegiatan pembekalan ini diharapkan para peserta dapat menerapkan materi yang disampaikan di lapangan sehingga upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat  yang berada di dalam dan di sekitar kawasan hutan melalui pengelolaa  dan pemasaran Hasil Hutan Bukan kayu (HHBK) yang tepat.

Tags:

Leave a comment