Putussibau, 21 Juli 2023 – Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (Tana Bentarum) menyelenggarakan kegiatan Workshop Penyusunan Rencana Pengelolaan Tumbuhan dan Satwa Liar Prioritas di Kawasan TN Betung Kerihun dan TN Danau Sentarum mulai dari tanggal 19 – 21 Juli 2023.

Kegiatan yang diselenggarakan bersama Institut Pertanian Bogor (IPB)-University selama tiga hari ini dilaksanakan dengan penyampaian materi dengan menghadirkan beberapa Tenaga Ahli dari Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, IPB-University dan Tenaga Ahli dari Rangkong Indonesia sebagai narasumber. Untuk mendukung kegiatan, dihadirkan narasumber dengan tingkat  spesialis keahlian mulai dari Ahli Primata, Ahli Mamalia, Ahli Reptil, Ahli Avifauna, Ahli Ikan dan Ahli Tumbuhan.

Dalam pembukaan yang dihadiri oleh Kepala Balai Besar Tana Bentarum melalui virtual zoom meeting, beliau menyampaikan kepada peserta untuk mengikuti kegiatan dengan seksama dan kedepannya dapat meningkatkan target capaian Inventarisasi Potensi Tumbuhan dan Satwa Liar di masing-masing wilayah kelolaannya.

Tak hanya materi, antuasias 30 peserta Workshop terlihat dihari kedua kegiatan dengan banyaknya pertanyaan oleh para peserta berdasarkan pengalaman di lapangan kepada narasumber saat penyusunan rencana pengelolaan yang dibagi beberapa kelompok.

Beberapa materi seperti Teknis Penyusunan Desain Monitoring Populasi Kelompok Mamalia yaitu Beruang Madu, Teknis Penyusunan Desain Monitoring Populasi Kelompok Reptil yaitu Buaya Sinyulong, Teknis Penyusunan Desain Monitoring Populasi Kelompok Primata yaitu Orangutan Kalimantan, Owa/Klempiau, Langur/ Lutung Sentarum, dan Bekantan, Teknis Penyusunan Desain Monitoring Populasi Kelompok Avifauna yaitu Burung Rangkong dan Burung Migran, Teknis Penyusunan Desain Pengelolaan Lokasi Habituasi Pelepasliaran Ikan Arwana, dan Teknis Penyusunan Desain dan Analisis Inventarisasi Potensi Tumbuhan sangat membantu petugas di lapangan untuk mendukung pengumpulan data di lapangan.

“saat melakukan survey, sangat disarankan diikuti oleh seorang ahli dengan minimal sering melakukan kegiatan serupa untuk mempermudah pengambilan data dan mengetahui SOP pelaksanaan” tegas Dr. Ir. Nyoto Santoso, MS selaku Kepala Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata-Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB-University sekaligus menjadi Narasumber saat kegiatan.

Tags:

Leave a comment